MANDIRI MENCARI ILMU

TEMA : Berteman dalam keberagaman

Teresa Djumiati Natawidjaja

Keberagaman budaya di Indonesia dapat dilihat dari rumah adat, pakaian adat, tarian adat, senjata tradisional, bahasa daerah, seni pertunjukan atau pesta rakyat, upacara adat, alat musik, lagu daerah, dan masih banyak lagi. Selain itu keragaman bisa dilihat dari keberagaman identitas setiap orang baik rambut, kulit, jenis kelamin, tinggi badan, gaya bicara, dan bentuk wajah. Keberagaman identitas sosial setiap orang juga berbeda-beda. Maka untuk kali ini, anak- anak diajak mengenal dengan keadaan yang berbeda- beda tiap orang. Tujuannnya  selain mengenal keberagaman juga  menghormati perbedaan yang ada pada setiap orang.

Saatnya anak- anak beraksi mengali tema “Keberagaman” pada pelajaran PKN untuk mengenal dan menghargai perbedaan. Mereka semua menuju perpustakaan, anak- anak membawa peralatan menulis. Mengapa harus belajar di perpustakaan, ya? Agar mendapat suasana belajar yang  berbeda dan di perpustakaan merupakan tempat segudang ilmu untuk menemukan makna keberagaman yang ingin diketahui anak-anak saat itu.

Senin,13 November 2023 anak- anak asik di perpustakaan karena di tempat itulah ada buku-buku yang menunjang mereka belajar untuk mendalami pengetahuan tentang keragaman . Memang bukan sekali atau dua kali mereka ke perputakaan tersebut. Biasanya anak- anak istirahat terbiasa  ke perputakaan untuk membaca buku bacaan dan pinjam buku cerita atau kembalikan buku cerita yang telah dipinjamnya,tetapi kali ini berbeda dari biasanya karena anak- anak 2B akan belajar secara mandiri mencari ilmu mengenai keberagaman  atau perbedaan tiap-tiap orang di Indonesia dan untuk menemukan keindahan dari keberagaman tersebut, sampai anak- anak paham  “Berbeda Itu Unik”. Untuk itu mereka juga  belajar saling tolong menolong  dalam belajar bersama teman. Dengan begitu mereka dapat saling belajar dan melengkapi.

Mereka semangat dalam belajar PKN kali ini  karena pembelajarannya tentang keberagaman identitas. Setelah dijelaskan oleh guru apa yang harus dilakukan, mulailah mereka  melakukan aktivitasnya dari  menerima  LKS dan mencari buku serta  gambar- gambar yang sesuai dengan intruksi pelajaran saat itu. Suasana tetap tertib dikala semua saling mencari dan berbagi pada teman-temannya  agar mereka dapat belajar berinteraksi dalam keadaan yang tenang walau hanya ada beberapa suara- suara kecil dari diskusi  mereka untuk memberikan jawaban yang pasti.

Hasil diskusi mereka diperpustakaan dibuatkanlah portopolio dengan tampilan yang menarik. Dalam portopolio mereka tidak hanya berupa tulisan saja ,tetapi ada gambar- gambar yang mendukung  keberagaman  . Itu merupakan hasil kerja  diskusinya  mereka saat belajar di perpustakaan.

Dengan demikian, mereka diharapkan dapat mempunyai jejak pelajaran PKN yang positif  dan bisa saling berbagi ilmu yang dimilikinya. Pada saat belajar berkelompok disesuaikan dengan profil Pancasila  yaitu mandiri, bernalar kritis,  cerdas, gotong royong,  dan kreatif . Anak- anak diajarkan untuk menghargai dan bersyukur  terhadap hasil kerja mereka. Mereka juga diajak untuk menanggapi hasil kerja  teman- temannya  juga dalam tema yang sama dan tentunya dengan  konsep yang berbeda sesuai diskusi  teman-temannya dalam  tiap- tiap kelompok.

Presentasi  merupakaan  kegiatan yang  rutin dilakukan di kelas pada setiap pelajaran . Presentasi dapat memberi masukan dan saling melengkapi pada tiap kelompok. Presentasi merupakan kegiatan menampilkan belajarnya bersama- sama temannya saat itu karena setiap kelompok tidak semua sama hasil pikirannya. Hal ini memberi dampak pengaruh positif bagi yang lambat belajar atau kurang sehingga dapat belajar dari teman-temannya yang lebih cepat daya tangkapnya. Berbeda itu unik  dan memang indah dalam keberagaman kelas sosial mereka,selain agama, suku, kebudayaan juga keberagaman identitas personal ,maupun status sosial keluarga mereka .

Hal tersebut juga  dapat dijadikan pelajaran yang bermanfaat dalam hal menghargai segala bentuk perbedaan pada tiap- tiap teman sekelas mereka.Perbedaan itu nyata baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan tempat tinggal mereka. Oleh karena itu  anak-anak sejak dini diajak menerima perbedaan yang ada, maka tema yang diangkat kali ini “  Berbeda Itu Unik” dapat dijadikan contoh untuk mempraktekkan prilaku sebagai makhluk sosial yang berlandaskan Pancasila dalam menanggapi perbedaan sebagai bangsa Indonesia yang beragam tersebut. Inilah refleksi kami selaku warga kelas 2 B dalam pembelajaran  PKN tentang keberagaman. Segala kegiatan yang dialami anak- anak dalam pembelajaran dapat  dijadikan pengalaman yang amat berharga dalam hidupnya. Semoga kedepannya anak- anak bisa menjadi generasi bangsa yang mempunyai jiwa tangguh, peduli serta welas asih dalam keberagaman amin.

11 Comments

  1. Keberagaman merupakan istilah yang memang sering digunakan untuk menggambarkan Indonesia, maka sangatlah bagus jika 2B kali ini mengangkat tema pembelajaran PKN : Berteman dalam keberagaman. Meskipun berbeda-beda tapi ternyata keberagaman yang ada ini justru bisa memberikan manfaat pada kita. Anak-anak kita sejak dini sudah diajak untuk mengenal bahwa ternyata mereka itu diciptakan berbeda – beda satu dengan yang lain yang mana justru perbedaan itu memberikan manfaat, misalkan : Melatih Sikap Toleransi saat di sekolah bertemu dengan teman-temannya yang memiliki perbedaan suku, budaya, ras, agama, hingga pola pikir, akan tetapi tetap bisa berinteraksi dengan baik. Mereka juga dapat belajar bersosialisasi yang mana juga dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan dengan teman-temannya. Adapun hal lain yang mereka bisa pelajari dengan adanya kegiatan membaca di perpustakaan, yaitu dapat menambah pengetahuan mereka tentang lingkungan, adat,budaya hingga tradisi yang begitu beraneka ragam yang dimiliki bangsa Indonesia. Sehingga mereka bisa belajar untuk saling menghargai perbedaan bahasa, tingkah laku, warna kulit, atau kepercayaan yang dimiliki teman – temannya.
    Terima kasih kepada Ibu Teresa atas bimbingan dan ajarannya untuk anak-anak Santo Yoseph ini, kelas 2B khususnya karena selain belajar teori mereka juga belajar untuk mempraktekkannya di dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan rumah sekitar dan sekolah yang selaras dengan semboyan negara kita yaitu Bhineka Tunggal Ika dan mencerminkan pribadi COIS

    Tuhan memberkati 🙂

  2. Saya sangat terkesan dengan tema “Berteman Dalam Keberagaman”..Anak -anak diajarkan dengan cara yang unik dan mandiri dengan belajar diperpustakaan sebagai sarana penunjang mereka belajar mendalami pengetahuan tentang keberagaman..
    Anak anak sangat antusias dengan LKS yang diberikan oleh Ibu Teresa..mereka bersemangat mencari buku buku dan gambar sesuai dengan instruksi pelajaran..Mereka bisa mendiskusikan hasil kerja mereka dg kelompoknya
    Dengan pembelajaran ini sangat banyak hal positif yang bisa diambil selain anak anak bisa bersosialisai menanamkan toleransi dan tenggang rasa ,mereka bisa berteman dengan tidak memandang agama,suku,maupun status sosial sekaligus bisa membangun relasi yang baik dengan banyak orang..Tentu saja dalam hal ini saya sebagai orang tua akan selalu mengingatkan anak anak mengenai perbedaan yang ada untuk saling bertoleransi tentang keberagaman yang ada…
    Terima kasih untuk guru kami tercinta Bu Teresa wali kelas 2B yang selalu memberikan metode pembelajaran anak anak dengan inovasi dan ide yang dapat membuat anak anak tetap terus bersemangat dalam belajar…Semoga Tuhan memberkati..❤️🙏🙏

  3. Terima kasih atas pembelajaran sejak dini mengenai toleransi beraneka ragam kepada anak-anak kami. Mereka menjadi terbuka akan dunia melalui kebiasaan membaca buku di perpustakaan dan semakin menghargai dan menghormati keberagaman di Indonesia. Semoga Anak-anak semakin menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika. Terima kasih Ibu Teresa dan Sekolah SD Santo Yoseph atas bimbingannya dalam memfasilitasi penerapan toleransi melalui teori dan praktek di sekolah. Tuhan memberkati🙏

  4. Perbedaan itu indah.. anak” sudah bisa memulai mengerti perbedaan sejak dini lewat buku” yang mereka baca di perpustakaan, dan tentu nya dengan pembelajaran anak” di sekolah melalui ide” kreativ wali kelas 2b ibu Theresia,mereka bisa mengerti keberagaman di Indonesia begitu unik,belajar menghargai, menghormati perbedaan antar teman di sekolah maupun di lingkungan,anak” akan terbiasa menghargai perbedaan, terimakasih..
    Tuhan memberkati🙏

    • Tema pembelajaran PKN “Berteman Dalam Keberagaman” ini dengan mengangkat ungkapan “berbeda itu unik” sangat bermanfaat bagi anak untuk benar benar dipahami dan diresapi sejak dini. Keberagaman suku, agama, budaya, etnis dll sering dijadikan bahan ejekan sehingga keberagaman dipandang sebagai hal yang aneh atau salah. Dengan adanya pembelajaran ini, anak-anak dapat memahami bahwa berbeda itu biasa, bahkan berbeda itu unik dan harus saling menghargai, menghormati dan toleransi. Pembelajaran ini adalah bekal utama bagi anak untuk bersosialisasi dengan lingkup terkecil (keluarga, lingkungan sekitar, dll) sampai nanti mereka beranjak dewasa untuk dapat menjadi pribadi yang berteman dengan siapa saja tanpa diskriminasi. Terima kasih Ibu Tere untuk pembelajarannya.

  5. Senang sekali melihat anak2 membaca buku diperpustakaan belajar tentang keberagaman, mereka menjadi tau bahwa di Indonesia itu banyak beragam macam suku, tarian, senjata, rumah adat, bahasa dll nya. Belajar keberagaman sejak dini membuat anak menjadi tau bahwa kita semua ini berbeda² dengan keunikan masing², sehingga anak² bisa saling menghormati dan menghargai terhadap satu sm lain nya. Terima kasih bu Tere 🙏 semangat terus dalam berkarya. Tuhan Yesus memberkati ❤️

  6. Melalui pelajaran PKN murid kelas 2B diajak untuk mengenal dan menghargai keberagaman budaya di Indonesia. Mereka juga belajar secara mandiri di perpustakaan mencari ilmu dan menemukan keindahan dalam keberagaman sampai memahami bahwa berbeda itu unik. Perbedaan yang ada justru memberi manfaat kepada anak mengembangkan sikap toleransi sehingga interaksi yang baik dapat selalu terjaga dan membangun relasi yang baik dengan banyak orang. Setelah dilakukan presentasi untuk saling berbagi pemikiran dalam keragaman, maka pembelajaran ini menjadi bekal bagi anak untuk menghargai perbedaan yang ada sehingga tidak ada diskriminasi. Terima kasih kepada ibu Teresa dalam mengajarkan teori dan praktik toleransi di sekolah. Tuhan memberkati.

  7. perkembangan jaman mulai melupakan adanya buku yang menjadi jembatan ilmu, semakin berkembangnya teknologi, anak anak menjadi malas membaca buku. senang sekali melihat anak anak diajarkan untuk terbiasa membaca buku di perpustakaan untuk mencari ilmu yang penting, keberagaman. keberagaman di Indonesia menjadi suatu kelebihan yang patut di sikapi dengan baik oleh masyarakat indonesia, dimulai dari anak umur sedini mungkin

  8. senang sekali melihat anak anak diajarkan untuk terbiasa membaca buku di perpustakaan untuk mencari ilmu yang penting, keberagaman. keberagaman di Indonesia menjadi suatu kelebihan yang patut di sikapi dengan baik oleh masyarakat indonesia, dimulai dari anak umur sedini mungkin. perkembangan jaman mulai melupakan adanya buku yang menjadi jembatan ilmu, semakin berkembangnya teknologi, anak anak menjadi malas membaca buku.

  9. Pelajaran kali ini bertema berteman dengan keragaman. Bagus banget untuk anak- anak. Anak- anak di ajarkan untuk mengenal keragaman budaya di Indonesia. Indonesia banyak sekali suku, adat-istiadat, dan masih banyak lagi lainnya.
    Anak-anak jadi lebih tahu kalau Indonesia memiliki macam-macam budaya.
    Walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu.
    Anak-anak diajarkan tidak membeda-bedakan tetapi bersatu, saling menghormati, saling menghargai, dan toleransi.
    Anak-anak bukan hanya membaca buku dari perpustakaan saja.
    Sekolah juga pernah mengadakan kegiatan, mengajak anak-anak ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) untuk mengenal keragaman budaya di Indonesia. Anak-anak merasa senang dan seru.
    Dari pembelajaran kali ini, anak-anak di ajarkan dari hal berteman. Anak-anak tidak membeda-bedakan atau memilih-milih dalam pertemanan.
    Terimakasih Bu Teresa sudah mengajarkan anak-anak kami.
    Tuhan memberkati🙏

  10. Tema keberagaman merupakan Tema pembelajaran yang mengajarkan anak- anak untuk lebih memahami adanya sebuah perbedaan.
    Oleh Bu Teresa anak- anak kelas 2 B diajak untuk menggali lebih dalam lagi apa arti dan makna dari keberagaman yaitu dengan cara mengajak anak-anaknya ke perpustakaan untuk membaca dan mencari tau, membuktikan apakah makna dari jkearagaman itu sendiri
    Dan anak-anak juga memahami bahwa beragam itu sangat Indah
    Dari kegiatan ini kita bisa melihat jelas keadaan anak anak ketika membaca.. Mereka duduk di perpus dengan rapi, tertib, Rukun dan bersama sama tanpa membedakan apapun.
    Dan dengan demikian secara langsung anak anak sudah menerapkan / mempraktikkan makna dari keberagaman..

    Terima kasih Kepada Bu Teresa dan sekolah Santo Yoseph yang selalu mendukung dan memberikan yang terbaik untuk peserta didik..
    Tuhan memberkati..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *