VALUE PROPOSITION

Our Value Proposition

“School of  future COIS global citizen”

Menyiapkan Warga Dunia yang Berkarakter COIS

Tantangan Abad Ini

Kita berada di abad ke-21. Abad dengan teknologi digital yang sangat maju, menimbulkan perubahan besar yang tak dapat dibendung lagi. Relasi dan komunikasi dengan mudah terjalin, menciptakan masyarakat global yang tidak lagi dibatasi oleh jarak dan letak geografis.

Sebagai contoh, di lingkup negara-negara ASEAN telah digulirkan persaingan bebas dalam bidang ekonomi melalui Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mulai tahun 2015. Aliran barang, jasa, dan investasi terbuka bagi segenap penduduk negara-negara yang tergabung di dalamnya, termasuk Indonesia.

Gagasan masyarakat global adalah gagasan tentang kesadaran diri dan kesadaran akan orang lain. Kesadaran diri memampukan orang mengidentifikasikan dirinya dengan universalitas pengalaman masyarakat global yang memiliki rasa empati budaya yang tinggi dan apresiasi terhadap budaya lain sebagai bagian dari dirinya.

Masyarakat global merupakan pilihan. Kita memilih kesadaran ini karena sekarang masyarakat hidup dalam tatanan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan universal. Selanjutnya, pilihan ini menjadi pola pikir  yang mengubah cara berpikir kita sebagai bagian dari masyarakat global.

Dunia pendidikan tak lepas dari dinamika masyarakat global. Bagaimana menyiapkan anak-anak kita, agar dapat menjadi bagian integral warga dunia di era globalisasi ini?

Pelajar Abad ke-21

(disajikan dalam gambar: seorang pelajar yang dikelilingi 3 poin berikut ini, lalu gambar2 setiap kompetensi di sekitar pelajar itu)

  • Menjunjung tinggi etika
  • Berjiwa wiraswasta
  • Pemikir yang aktif melibatkan diri dalam perkembangan dunia

Kompetensi yang Diperlukan:

  • Kreatif dan inovatif
  • Mahir berkomunikasi
  • Melek digital
  • Berpikir kritis dan cakap menyesaikan masalah
  • Bekerja sama dan berjiwa kepemimpinan
  • Memiliki tanggung jawab sosial dan budaya
  • Memiliki kesadaran global dan lingkungan
  • Mahir mengatur diri sendiri dan menetapkan arah
  • Keinginan untuk senantiasa belajar

Sekolah Santo Yoseph Menjawab Tantangan Abad ke-21

Menjadi tugas utama kami menyiapkan anak-anak menjadi warga dunia yang andal, sehingga sanggup menghadapi kompetisi ketat di abad ke-21. Kami berkomitmen secara konsisten menerapkan metode pembelajaran yang membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21, yaitu 4C (Communication, Critical thinking, Collaboration, Creativity) – Komunikasi, berpikir Kritis, Kolaborasi, Kreativitas.

Para siswa ditantang untuk selalu berpikir kritis dan cakap menyelesaikan masalah secara mandiri, kreatif dan inovatif dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, memiliki kesadaran akan lingkungan, serta memiliki tanggung jawab sosial yang tinggi.

Kami menggunakan Kurikulum Pendidikan Indonesia sebagai acuan utama dengan memerhatikan kebutuhan masyarakat global abad ke-21. Kemahiran berkomunikasi dalam bahasa Indonesia, Inggris dan Mandarin, disertai daya nalar yang baik menjadi penekanan utama pembelajaran di Sekolah Santo Yoseph.

Sebagai salah satu sekolah yang bernaung di bawah Yayasan Penyelenggaraan Ilahi Indonesia (YPII), kami membentuk pribadi para siswa melalui pendidikan karakter khas YPII yang dikenal dengan COIS – Cerdas, Otentik, Iman akan Penyelenggaraan Ilahi, Solider.

Melalui bimbingan guru-guru yang kompeten, diharapkan setelah para siswa menamatkan pendidikan Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Santo Yoseph, mereka memiliki kesadaran kuat akan keberadaan mereka sebagai bagian dari masyarakat global. Mereka tumbuh dan berkembang menjadi warga dunia yang berkarakter COIS.

Kesadaran aktif tersebut dilengkapi dengan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang memadai, sehingga para siswa berani dan mampu menghadapi tantangan abad ke-21, dengan segenap konsekuensi dan tanggung jawab yang muncul sebagai bagian integral dari masyarakat global.

Warga Dunia Berkarakter COIS

Siswa Sekolah Santo Yoseph adalah anak yang:

  • Berkarakter Cerdas-Otentik-Iman akan Penyelenggaraan Ilahi-Solider
  • Mampu berbahasa Indonesia dengan baik dan benar
  • Cinta akan Tanah Air dan aneka ragam kebudayaannya
  • Menguasai teknologi komunikasi dan informasi
  • Berwawasan internasional
  • Mampu berbahasa asing (Inggris dan Mandarin)
  • Peduli akan lingkungan hidup
  • Ikut menggalang perdamaian dunia